Bangkinang – Pj Bupati Kampar Hambali SE, MBA.,MH pimpin apel perdana bersama pemerintah Kabupaten Kampar. Apel tersebut dilaksanakan di lapangan apel Kantor Bupati Kampar, Rabu 27/12/2023.
Dalam pidatonya, Hambali menegaskan 4 program skala prioritas yaitu inflasi, stunting, kemiskinan ekstrem, dan membangun ketahanan pangan yang menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian serius dan tindakan konkret dari kita bersama.
Inflasi, sebagai kenaikan umum dan terus-menerus dalam harga barang dan jasa, dapat memberikan dampak negatif pada kehidupan sehari-hari masyarakat.
Tantangan stunting juga menjadi perhatian utama kita. Kita harus memastikan bahwa anak-anak kita tumbuh kembang dengan baik dan mendapatkan asupan gizi yang cukup. Program kesehatan dan pendidikan akan diperkuat, melibatkan seluruh lapisan masyarakat, untuk memastikan bahwa generasi mendatang memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang.
Kemiskinan ekstrem, meski telah menurun, masih menjadi kenyataan di beberapa sudut Kabupaten kita. Pemerintah akan terus fokus pada program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelatihan keterampilan, dan pemberian bantuan sosial yang tepat guna untuk mengentaskan kemiskinan.
Tidak kalah pentingnya adalah ketahanan pangan. Kabupaten kita harus memiliki sistem pertanian yang kuat, efisien, dan berkelanjutan. Mendukung petani lokal, mendorong inovasi dalam pertanian, dan memperkuat sistem distribusi pangan akan menjadi prioritas kami.
“Perjuangan kita melawan inflasi, stunting, kemiskinan ekstrem, dan membangun ketahanan pangan adalah perjalanan panjang yang memerlukan kolaborasi dari semua elemen masyarakat. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung, sehingga setiap warga Kabupaten Kampar dapat menikmati kehidupan yang lebih baik,” ujar Hambali.(prot-dokpim)
Berita Terkait
Didampingi Sekda Ardi, Bupati Kampar Kembali Tinjau Karhutla Bentuk Keseriusan Pemda Dalam Penanganan TAMBANG – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah S.STP M.Si dan jajaran Polres Kampar meninjau langsung lokasi titik api di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Sabtu (29/8) Peninjauan dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Kampar bersama TNI /Polri, Damkar, BPBD, manggala Agni serta instansi tekait untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan maksimal serta mencegah munculnya kembali titik api Di lokasi, Bupati Kampar bersama rombongan mengatakan ” kita melihat dan memantau langsung kondisi lahan dan memastikan api telah berhasil dipadamkan” Ujar Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang sudah kesekian kalinya melakukan peninjauan bahkan ikut langsung memadamkan api. Ia menegaskan bahwa penanganan kebakaran, khususnya di musim kemarau, membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemantauan terhadap lokasi yang sebelumnya terbakar akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman. “Kita pastikan api sudah padam dan berupaya agar tidak ada lagi asap. Jangan sampai api yang sudah kita padamkan kembali muncul karena masih ada bara di dalam tanah. Untuk itu, pemantauan dan pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh,” ujar Bupati Kampar. Bupati juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin. Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Polres Kampar dan seluruh unsur terkait akan terus memperkuat koordinasi serta melakukan pemantauan di sejumlah wilayah rawan kebakaran sebagai upaya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). “Cegah Karhutla, Jaga Lingkungan, Jaga Kampar. Kampar di Hati.”(Prot-dokpim)