Koto Kampar Hulu, Kampar Utama – Anggota DPR RI perwakilan Riau 2, Syahrul Aidi Maazat menganjurkan kepada siapapun yang ingin menggapai suatu di dunia ini agar mengawalinya dengan sebuah do’a. Do’a ini bertujuan supaya kita tidak terlalu kecewa bila tak berhasil meraihnya. Termasuk dalam dalam mengejar kursi menjadi anggota dewan.
“Ya Allah, jika jadi anggota dewan itu baik bagiku, baik bagi agamaku, baik bagi duniaku, baik bagi akhiratku, maka jadikanlah. Akan tetapi bila itu tidak baik bagiku, bagi agamaku, bagi duniaku, bagi akhiratku, maka jangan jadikan,” ujar Syahrul berpesan di hadapan ibu-ibu dalam kunjungannya di Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kamis (8/2/2024).
Sebab kata dia, sebagai manusia yang percaya kepada Allah, ada hal-hal yang mungkin menurut kita baik tapi belum tentu baik di sisi Allah. Sebaliknya, ada hal-hal yang menurut kita buruk, tapi belum tentu buruk menurut Allah bagi kita.
Dengan meyakini bahwa Allah yang maha tahu apa terbaik untuk kita, menurut Syahrul akan membuatkan kita tidak akan terlalu kecewa bila keinginan kita belum berhasil kita raih.
“Saya, besoknya mau pemilihan, malamnya jam 10 saya sudah tidur, (setelah ikhtiar) percayakan apa yang terbaik menurut Allah bagi kita,” ungkap alumni Jordania itu.

Hal itu, menurut dia, juga akan mampu mencegah kita untuk melakukan hal-hal yang dilarang dalam menggapai tujuan.
Oleh karena itu, dalam berkampanye, ia juga tak mau mengiming-imingi masyarakat agar memilih dirinya dengan sembako maupun materi berupa uang. Masyarakat harus memilih dengan kesadaran yang dituntun hati nurani bahwa yang akan dipilih adalah orang yang benar-benar mampu amanah, serta mau melayani masyarakat dengan sepenuh hati setelah duduk.
“Saya tak mau masyarakat memilih saya karena diberi sembako. Tapi kalau ada masyarakat yang betul betul sulit, memang sudah tak memiliki yang akan dimasak di rumah, bilang sama saya, pasti akan saya bantu,” tutur Syahrul.***Ngaa
Berita Terkait
Didampingi Sekda Ardi, Bupati Kampar Kembali Tinjau Karhutla Bentuk Keseriusan Pemda Dalam Penanganan TAMBANG – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah S.STP M.Si dan jajaran Polres Kampar meninjau langsung lokasi titik api di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Sabtu (29/8) Peninjauan dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Kampar bersama TNI /Polri, Damkar, BPBD, manggala Agni serta instansi tekait untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan maksimal serta mencegah munculnya kembali titik api Di lokasi, Bupati Kampar bersama rombongan mengatakan ” kita melihat dan memantau langsung kondisi lahan dan memastikan api telah berhasil dipadamkan” Ujar Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang sudah kesekian kalinya melakukan peninjauan bahkan ikut langsung memadamkan api. Ia menegaskan bahwa penanganan kebakaran, khususnya di musim kemarau, membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemantauan terhadap lokasi yang sebelumnya terbakar akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman. “Kita pastikan api sudah padam dan berupaya agar tidak ada lagi asap. Jangan sampai api yang sudah kita padamkan kembali muncul karena masih ada bara di dalam tanah. Untuk itu, pemantauan dan pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh,” ujar Bupati Kampar. Bupati juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin. Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Polres Kampar dan seluruh unsur terkait akan terus memperkuat koordinasi serta melakukan pemantauan di sejumlah wilayah rawan kebakaran sebagai upaya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). “Cegah Karhutla, Jaga Lingkungan, Jaga Kampar. Kampar di Hati.”(Prot-dokpim)