BANGKINANG KOTA, KamparUtama- Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar kembali mendapatkan penghargaan. Penghargaan kali ini, program Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit tahun 2024 yang disalurkan bagi masyarakat Kabupaten Kampar.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainuddin kepada Pejabat Bupati Kampar H Hambali, bertempat di Aula Pertemuan, Komplek Perkantoran Bupati Kampar, Jalan Panglima Khotib, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Kamis (13/06/2024) pagi menjelang siang.
Penyerahan penghargaan ini bersempena dengan “Lounching dan Penyerahan Penghargaan bagi Kabupaten/Kota Pertama di Provinsi Riau Yang Memberikan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dari Dana Bagi Hasil Sawit Pada Tahun 2024 “.
Kabupaten Kampar mendapatkan sebanyak 8.168 orang tenaga kerja yang bekerja di perkebunan sawit dan turunan pada ekosistem sawit lewat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (JSK).
“BPJS Ketenagakerjaan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan DBH sawit di kabupaten Kampar,” ujar Zainuddin didampingi Kepala Wilayah Sumbar-Riau BPJS Ketenagakerjaan Eko Yuyulianda, Kepala Cabang Kampar.
Dikatakannya, bahwa Kabupaten Kampar merupakan salah satu kabupaten pertama yang telah merealisasikan dana DBH sawit di tahun 2024.
“BPJS Ketenagakerjaan berharap Pemerintah Kabupaten Kampar dapat mengembangkan dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sampai ke desa-desa.,” tambahnya.
Menurut Zainuddinz, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar juga dapat mempergunakan dana Alokasi Dana Desa (ADD) untuk menjadikan RT, RW dan Kepala Dusun menjadi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
“BPJS Ketenagakerjaan mengapresiasi bahwa Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kampar merupakan yang berawal yang telah dapat merealisasikan dana DBH sawit yang menjadi inspirator dari Kabupaten/Kota di Provinsi Riau dan di Pulau Sumatera,” sebutnya.***
Berita Terkait
Didampingi Sekda Ardi, Bupati Kampar Kembali Tinjau Karhutla Bentuk Keseriusan Pemda Dalam Penanganan TAMBANG – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah S.STP M.Si dan jajaran Polres Kampar meninjau langsung lokasi titik api di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Sabtu (29/8) Peninjauan dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Kampar bersama TNI /Polri, Damkar, BPBD, manggala Agni serta instansi tekait untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan maksimal serta mencegah munculnya kembali titik api Di lokasi, Bupati Kampar bersama rombongan mengatakan ” kita melihat dan memantau langsung kondisi lahan dan memastikan api telah berhasil dipadamkan” Ujar Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang sudah kesekian kalinya melakukan peninjauan bahkan ikut langsung memadamkan api. Ia menegaskan bahwa penanganan kebakaran, khususnya di musim kemarau, membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemantauan terhadap lokasi yang sebelumnya terbakar akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman. “Kita pastikan api sudah padam dan berupaya agar tidak ada lagi asap. Jangan sampai api yang sudah kita padamkan kembali muncul karena masih ada bara di dalam tanah. Untuk itu, pemantauan dan pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh,” ujar Bupati Kampar. Bupati juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin. Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Polres Kampar dan seluruh unsur terkait akan terus memperkuat koordinasi serta melakukan pemantauan di sejumlah wilayah rawan kebakaran sebagai upaya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). “Cegah Karhutla, Jaga Lingkungan, Jaga Kampar. Kampar di Hati.”(Prot-dokpim)