Kamparutama.com, Bangkinang Kota — Pj Bupati Kampar Hambali, SE, MBA, MH yang diwakili oleh Asisten II Setda Kampar, Suhermi, ST, membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) tentang penataan Candi Muara Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Acara ini dilaksanakan di ruang rapat lantai III kantor Bupati Kampar pada hari Selasa, (24/09/2024).
Dalam FGD tersebut, turut hadir Perencanaan Teknis Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman (PKP), Dahlan Prayogi Midian, Tenaga Ahli Wiendu Nuryanti, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar, Zamhur, Camat XIII Koto Kampar, Zulfikar, serta para pemangku kepentingan terkait.
Asisten II Setda Kampar, Suhermi, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada para peserta FGD terkai penataan Candi Muara Takus.
Ia menyampaikan bahwa Candi Muara Takus merupakan ikon penting dari Kabupaten Kampar yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi. Suhermi berharap, melalui FGD ini, Candi Muara Takus dapat masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), sehingga penataan dan pengembangan kawasan candi bisa dilakukan lebih optimal.
“Melalui diskusi ini, kami berharap dapat menemukan langkah-langkah strategis untuk menjadikan Candi Muara Takus sebagai destinasi wisata unggulan yang terkelola dengan baik, serta mendukung upaya pelestarian situs bersejarah ini,” ujar Suhermi.
Sementara itu, Perencanaan Teknis Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman (PKP), Dahlan Prayogo Midian mengatakan diskusi yang berlangsung intensif ini membahas berbagai aspek penataan, termasuk pengembangan infrastruktur, aksesibilitas, serta upaya pelestarian situs cagar budaya tersebut.
Dengan adanya FGD ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, para ahli, dan pemangku kepentingan dapat menciptakan perencanaan yang komprehensif untuk kemajuan Candi Muara Takus.***
Berita Terkait
Didampingi Sekda Ardi, Bupati Kampar Kembali Tinjau Karhutla Bentuk Keseriusan Pemda Dalam Penanganan TAMBANG – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah S.STP M.Si dan jajaran Polres Kampar meninjau langsung lokasi titik api di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Sabtu (29/8) Peninjauan dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Kampar bersama TNI /Polri, Damkar, BPBD, manggala Agni serta instansi tekait untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan maksimal serta mencegah munculnya kembali titik api Di lokasi, Bupati Kampar bersama rombongan mengatakan ” kita melihat dan memantau langsung kondisi lahan dan memastikan api telah berhasil dipadamkan” Ujar Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang sudah kesekian kalinya melakukan peninjauan bahkan ikut langsung memadamkan api. Ia menegaskan bahwa penanganan kebakaran, khususnya di musim kemarau, membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemantauan terhadap lokasi yang sebelumnya terbakar akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman. “Kita pastikan api sudah padam dan berupaya agar tidak ada lagi asap. Jangan sampai api yang sudah kita padamkan kembali muncul karena masih ada bara di dalam tanah. Untuk itu, pemantauan dan pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh,” ujar Bupati Kampar. Bupati juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin. Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Polres Kampar dan seluruh unsur terkait akan terus memperkuat koordinasi serta melakukan pemantauan di sejumlah wilayah rawan kebakaran sebagai upaya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). “Cegah Karhutla, Jaga Lingkungan, Jaga Kampar. Kampar di Hati.”(Prot-dokpim)